SISTEM
DAN METODE PENDIDIKAN
Pada
prinsipnya seluruh aktivitas yang berorientasi pada pendidikan adalah media
proses. Sebagai proses, pendidikan berlangsung semenjak dini dan
berkesinambungan dari waktu ke waktu.
Berkaitan dengan ini, Yayasan AL MA’MURIAH memulai pendidikan anak sejak usia dini. Secara kelembagaan, pendidikan dimulai dari PAUD, TKQ, RA, TPQ, DTA, dan SDIT. Kegiatan tahapan pendidikan merupakan dasar dari keseluruhan pendidikan selanjutnya. Untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pendidikan, agar anak-anak mudah dikontrol dan diarahkan, maka Yayasan AL MA’MURIAH mempersiapkan sistem pendidikan dengan menerapkan metode “Learning by doing” dan konsep “Leadership” sehingga anak didik dapat dengan mudah menerima dan memahami teori dan praktek. Kurikulum yang dipakai merupakan paduan antara Kemendikbud, Kemenag, dan kurikulum lokal, sehingga anak didik memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan pendidikan yang ada di sekolah umum maupun agama.
Berkaitan dengan ini, Yayasan AL MA’MURIAH memulai pendidikan anak sejak usia dini. Secara kelembagaan, pendidikan dimulai dari PAUD, TKQ, RA, TPQ, DTA, dan SDIT. Kegiatan tahapan pendidikan merupakan dasar dari keseluruhan pendidikan selanjutnya. Untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pendidikan, agar anak-anak mudah dikontrol dan diarahkan, maka Yayasan AL MA’MURIAH mempersiapkan sistem pendidikan dengan menerapkan metode “Learning by doing” dan konsep “Leadership” sehingga anak didik dapat dengan mudah menerima dan memahami teori dan praktek. Kurikulum yang dipakai merupakan paduan antara Kemendikbud, Kemenag, dan kurikulum lokal, sehingga anak didik memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan pendidikan yang ada di sekolah umum maupun agama.
KEGIATAN
BELAJAR MENGAJAR (KBM)
Kegiatan
Belajar Mengajar (KBM) di Yayasan AL MA’MURIAH berbeda dengan sistem umum
lainnya. Setiap kelas dipandu oleh 2 (dua) guru dengan metode: apabila guru
yang satu memberi pelajaran di depan kelas, maka guru yang satu lagi membantu
mengontrol siswa. Dengan demikian, mudah untuk membantu perkembangan siswa.
Pemantauan perkembangan anak yang berkesinambungan, baik oleh guru kelas maupun
psikolog, akan memudahkan orang tua mengamati perkembangan putra/putrinya.

0 komentar:
Post a Comment